Tampilkan postingan dengan label Geografi X. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Geografi X. Tampilkan semua postingan

Minggu, 29 Juni 2014

Konsep Esensial Geografi Menurut Beberapa Ahli

Ada beberapa konsep esensial geografi menurut ahli, yaitu:
A. Menurut Whiple
lima konsep esensial geografi adalah:
  1. Bumi sebagai planet
  2.  Variasi cara hidup
  3.  Variasi wilayah alamiah
  4.  Makna wilayah bagi manusia
  5.  Pentingnya lokasi dalam memahami peristiwa dunia

B. Menurut J Warman 


  1. Wilayah atau regional
  2. Lapisan hidup atau biosfer
  3. Manusia sebagai faktor ekologi dominan
  4. Globalisme atau bumi sebagai planet
  5. Interaksi keruangan
  6. Hubungan areal
  7. Persamaan areal
  8. Perbedaan areal
  9. Keunikan areal
  10. Persebaran areal
  11. Lokasi relatif
  12. Keunggulan komparatif
  13. Perubahan yang terus menerus
  14. Sumberdaya dibatasi secara budaya
  15. Bumi bundar diatas kertas yang datar atau peta
baca juga artikel tentang Konsep Esensial Geografi

Konsep Esensial Geografi

Ada 10 konsep esensial geografi, yaitu:
1. Konsep Lokasi

Konsep lokasi merupakan konsep utama dan merupakan ciri utama dari geografi. Konsep ini digunakan untuk menjawab dimana letak fenomena geosfer di permukaan bumi. Dalam hal ini letak dapat dibagi menjadi 2 jenis, yaitu letak absolut dan letak relatif.
+ Letak absolut menunjukan letak yang tetap terhadap sistem grid atau koordinat garis lintang dan garis bujur. Contoh: kepuluan indonesia terletak pada 6o LU-11oLS dan 96o BT-141oBB.
+ Letak relatif atau letak geografis adalah letak berdasarkan tema tertentu dan hubungan dengan tempat-tempat sekitarnya. Contoh: indonesia terletak antara benua asia dan benua australia yang merupakan letak yang strategis untuk perdagangan internasional.

2. Konsep Jarak
Jarak mempunyai arti penting dalm bidang ekonomi, sosial dan pertahanan. Jarak dapat dibedakan menjadi 2, yaitu jarak absolut dan jarak relatif
+ Jarak absolut adalah jarak antara dua tempat yang diukur dengan satuan jarak denagn ditarik garis lurus dari udara. Contoh: jarak antara kota x dan y adalah 100 km
+ Jarak relatif adalah jarak yang tergantung pada tema dan kepentingan tertentu. Contoh: nilai tanah akan semakin mahal apabila makin dekat dengan jalan raya atau kota besar.

3. Konsep Keterjangkauan (accebility)
Keterjangkauan erat kaitannya dengan kondisi medan dan ada tidaknya alat transportasi dan komunikasi. Suatu daerah dapat dikatakan tak terjangkau mungkin karena kondisi medan yang sulit ditempuh, tidak ada alat transportasi yang mendukung, atau komunikasinya sulit. Contoh: Jakarta dikatakan terjangkau karena dari segi transportasi dapat ditempuh dengan berbagai pilihan, komunikasi informasinya pun memadai.

4. Konsep Pola
Pola berkaitan dengan susunan bentuk atau persebaran fenomena di permukaan bumi, baik fenomena alami (sungai, pegunungan) maupun sosial budaya (pemukiman, mata pencaharian penduduk). Contoh: Pola sungai pada daerah dome adalah anular.

5. Konsep Morfologi
Morfologi menggambarkan perwujudan daratan muka bumi hasil pengangkatan atau penurunan melalui proses geologi disertai proses erosi dan sedimentasi sehingga terbentuk berbagai variasi bentuk lahan. Contoh: daerah tepian sungai besar merupakan lahan yang subur sehingga banyak peradaban yang berkembang di tepian sungai.

6. Konsep Aglomerasi
Aglomerasi merupakan kecenderungan persebaran yang bersifat mengelompok pada suatu wilayah yang relatif sempit. Contoh: industri akan mengelompok pada suatu wilayah yang dianggap menghasilkan keuntungan maksimum bagi produknya.

7. Konsep Nilai Kegunaan
Konsep ini bersifat subjektif karena nilai kegunaan bagi tiap individu itu berbeda-beda. Contoh: Daerah pegunungan yang subur bagi warga setempat digunakan untuk bercocok tanam, sedangkan bagi para wisatawan dari perkotaan merupakan tempat untuk berrekreasi.
  
8. Konsep Interaksi
Interaksi terjadi karena adanya perbedaan (differensiasi) antara satu wilayah dengan wilayah lain. Interaksi mencakup perpindahan manusia, barang dan gagasan antar wilayah. Contoh: Pedesaan menghasilkan bahan mentah dan pekerja sebagai bahan baku untuk menghasilkan produk yang diolah di kota. Hasil dari produksi tersebut didistribusikan ke berbagai daerah termasuk pedesaan.

9. Konsep Differensiasi Area
Setiap wilayah pasti mempunyai ciri dan sifat yang berbeda dan khas. Hal ini disebabkan oleh unsur dan fenomena yang berbeda, seperti lingkungan dan sifat masyarakatnya. Contoh: Negara yang maju didominasi perusahaan jasa, masyarakatnya ulet dan disiplin, sedangkan negara berkembang didominasi industri barang primer, masyarakatnya malas dan tidak disiplin.

10. Konsep Keterkaitan Keruangan
Konsep ini menunjukan derajat keterkaitan persebaran suatu fenomena dengan fenomena lain  di satu tempat. Contoh: daerah tropis merupakan daerah basah sehingga banyak tanaman yang dapat hidup, serta terdapat berbagai variasi hewan.

baca juga artikel tentang Konsep Esensial Geografi Menurut Beberapa Ahli

3 Macam Geografi Menurut Kitchin dan Tate

Geografi mempunyai kajian yang berbeda dengan ilmu lain. Walaupun objek yang dipelajari sama tetapi ada perbedaan dalam bagaimana mengolah informasi dan menghasilkan riset. Ada tiga macam geografi menurut kitchin dan tate, yaitu:

A. Geografi Manusia

Geografi Manusia adalah kajian geografi yang membahas tentang manusia dan segala kehidupan dan kebudayaannya. ada beberapa cabang ilmu geografi manusia, yaitu:
  1. geografi kebudayaan
  2. geografi ekonomi
  3. studi gender
  4. geografi perdesaan
  5. geografi industri
  6. geografi kesehatan
  7. geografi kota
  8. geografi politik
  9. geografi pariwisata
  10. geografi penduduk
  11. geografi sosial
B. Geografi Fisik
Geografi fisik adalah kajian geografi yang membahas tentang fisik bumi. Ada beberapa cabang geografi fisik, yaitu: 
  1. biogeografi
  2. Klimatologi
  3. Ekologi
  4. Geomorfologi
  5. Hidrologi
  6. Meteorologi
  7. Tanah lingkungan kuarter
C. Geografi Campuran
Geografi campuran adalah cabang geografi yang merupakan kombinasi dari beberapa cabang ilmu untuk kemaslahatan manusia. Berikut adalah contoh-contoh cabang geografi campuran.
  1. geografi pertanian
  2. studi pembangunan
  3. geografi regional
  4. studi lingkungan
  5. Bencana
  6. Perencanaan
  7. geo sumberdaya
  8. geografi terapan
  9. pendidikan  geografi
  10. Kartografi
  11. SIG
  12. Metode kuantitatif
  13. Teori keilmuan geo
baca juga artikel tentang pengertian geografi dari beberapa ahli.

Atmosfer dan Dinamikanya

Atmosfer merupakan selubung udara yang menyelimuti permukaan bumi. Ada beberapa lapisan, yaitu:
Lapisan Atmosfer
1. Troposfer
Merupakan lapisan terbawah atmosfer, pada lapisan ini terjadi fenomena-fenomena cuaca dan turbulensi atmosferik. Sekitar 75 % gas penyusun atmosfer berada pada lapisan ini, hal ini dikarenakan udara memiliki massa, sehingga akan tertarik gravitasi ke bawah.  Troposfer dibagi menjadi 2 lapisan, yaitu
a. Friction layer
Ketebalan lapisan ini 0-2 km, di kutub dan ekuator ketebalannya sama.
b. Troposfer
Ketebalannya 2-10 km pada kutub dan 2-20 km pada ekuator. Perbedaan ketebalan tersebut dikarenakan pada ekuator udara lebih panas dan ringan, sehingga akan membumbung tinggi.

Setiap kenaikan suhu pada troposfer akan mengalami penurunan suhu yang disebut lapse rate. Menurut Barry & Chorley, berikut adalah rinciannya,
+ Pada ketinggian 2 km, setiap kenaikan 100 m, suhu akan turun 0,50 C.
+ Pada ketinggian 4-6 km, setiap kenaikan 100 m suhu akan turun 0,60 C.
+ Pada ketinggian 6-8 km, setiap kenaikan 100 m suhu akan turun 0,70 C.

2. Stratosfer
Lapisan ini terdapat di bagian atas tropopause hingga ketinggian 50 km. Pada lapisan ini terdapat ozon (O3) yang berfungsi menyerap gelombang ultraviolet matahari. Konsentrasi ozon tertinggi adalah pada ketinggian 22 km. Penyerapan ultraviolet tersebut menjadikan terjadi penaikan suhu terhadap ketinggian.
 
Lapisan Ozon
3. Mesosfer
Pada lapisan ini terjadi penurunan suhu terhadap ketinggian, suhu terendah pada ketinggian 80 km, yaitu -900 C. Diatas ketinggian tersebut suhu naik lagi.

4. Thermosfer
Pada lapisan ini, kepadatan udara sangat rendah. Gas pembentuknya adalah nitrogen, oksigen, dan atom O. Sedangkan diatas 200 km didominasi nitrogen(N2) dan atom nitrogen (N). Penaikan suhu pada lapisan ini dikarenakan penyerapan ultraviolet oleh otom oksigen.

5. Exosofer
Memiliki ketinggian 500-750 km. Kerapatan sangat rendah, sehingga memungkinkan atom-atom gas lepas ke luar angkasa.

Batuan Pembentuk Litosfer

Litosfer adalah lapisan bumi yang terdiri dari perlapisan batuan. Batuan pembentuk litosfer sangat banyak varisi dan jenisnya.
 
1. Jenis Batuan
Litosfer merupakan kerak bumi yang terbentuk dari batu-batuan. Ada tiga jenis utama batu pada litosfer, yaitu:
a. Batuan beku
Batuan Beku
Ada dua macam batuan beku, yaitu batuan beku dalam (contohnya batu granit), dan batuan beku luar (contohnya batu andesit ). Untuk mengetahui ketepatan batuan jenis batuan harus dilakukan uji laboratorium dengan menggunakan mikroskop untuk melihat bentuk kristal batuanya.
b. Batuan sedimen
Ada beberapa macam batuan sedimen, yaitu batuan sedimen klastik, sedimen kimiawi dan sedimen organic. Sedimen klastik berupa campuran hancuran batuan beku, contohnya breksi, konglomerat dan batu pasir. Sedimen kimiawi berupa endapan dari suatu pelarutan, contohnya batu kapur dan batu giok. Sedimen organic berupa endapan sisa sisa hewan dan tumbuhan laut contohnya batu gamping dan koral.
c. Batuan malihan/ metamorf
Batuan malihan atau metamorf adalah batuan yang berubah bentuk. Contohnya kapur (kalsit) berubah menjadi marmer, atau batuan kuarsa menjadi kuarsit.

2. Proses Terjadinya Batuan
Daur Bebatuan
Semua batuan pada mulanya dari magma Magma keluar di permukaan bumi antara lain melalui puncak gunung berapi. Gunung berapi ada di daratan ada pula yang di lautan. Magma yang sudah mencapai permukaan bumi akan membeku. Magma yang membeku kemudian menjadi batuan beku. Batuan beku muka bumi selama beribu-ribu tahun lamanya dapat hancur terurai selama terkena panas, hujan, serta aktifitas tumbuhan dan hewan. Selanjutnya hancuran batuan tersebut tersangkut oleh air, angin atau hewan ke tempat lain untuk diendapkan. Hancuran batuan yang diendapkan disebut batuan endapan atau batuan sedimen. Baik batuan sedimen atau beku dapat berubah bentuk dalam waktu yang sangat lama karena adanya perubahan temperatur dan tekanan. Batuan yang berubah bentuk disebut batuan malihan atau batuan metamorf.

baca juga artikel tentang struktur lapisan kulit bumi.

Selasa, 24 Juni 2014

Pengertian Geografi dari Beberapa Ahli

Geografi merupakan ilmu yang sudah cukup lama. Banyak ahli dan pakar yang telah mengembangkan geografi. Berikut adalah pengertian geografi dari beberapa ahli.
1. Immanuel Kant (1724-1804)
Geografi merupakan ilmu yang mempelajari fakta- fakta dalam ruang.Terdapat elemen yang mencirikan tentang hal tersebut yakni
  1. Geografi adalah ilmu pengetahuan bumi mengkaji permukaan bumi  sebagai lingkungan hidup manusia
  2. Geografi memperhatikan penyebaran manusia dalam ruang dan kaitan manusia dengan lingkungannya
  3. Geografi dalam analisisnya memperhatikan unsur- unsur utama jarak, interaksi, gerakan, dan penyebaran
Immanuel Kant
2. de Blij dan Murphy, 1998
  1. Physical and human geography are two great branches of disipline, but environmental geography is emerging as a link between the two
  2. During the twentieth century geography has been marked by four durable tradition: earth science, culture- environment, locational, and area analysis
  3. The National Geographic Society in the 1980s proposed a usefull five theme framework for geography: location, interaction human and the enviroment, regions, place,and movement
  4. The spatial perspective is geogaphy’s unifying bond and is demonstrated through the use map
  5. Maps are use to portray the distinctive character of places; their relationship to environment issues, the movements of people, goods, and ideas; and egions of various type
  6. People’s perception of places and regions are influenced by their individual mental maps as well as by printed maps
3. Peter Hagget (2001)
Geography is an integrative discipline that brings together the physical and human dimensions of the world in the study of people, place, and Environment.
Geografi  sebagai disiplin ilmu yang bersifat integratif mengintegrasikan dimensi fisik dan dimensi manusia dalam memandang persoalan penduduk, lokasi, dan lingkungan
  1. Tekanan pada outcome / hasil
  2. Proses aktivitas
  3. Pemanfaatan muka bumi dan lingkungan
  4. Kesejahteraan manusia
5. Seminar Geografi di Semarang tahun 1988
Merupakan disiplin ilmu yang mengkaji persamaan dan perbedaan fenomena geosfer dengan sudut pandang keruangan, kelingkungan dan kewilayahan.

baca juga artikel tentang tiga macam geografi menurut kitchin dan tate.

Selasa, 27 Oktober 2009

Struktur Lapisan Kulit Bumi

Bumi berbentuk bulat telur dan mempunyai lapisan-lapisan yang berbeda menurut kedalamannya. Seperti telur, bumi terdiri dari kerak yang keras dan pusat yang berada di dalam. Lapisan kulit bumi terletak di lihosfer. Struktur lapisan kulit bumi ada dua macam, lempeng samudra dan lempeng benua.
a. Barisfer yaitu lapisan inti bumi yang merupakan bahan padat yang tersusun dari lapisan nife (niccolum=nikel dan ferum besi) jari jari barisfer +- 3.470 km.
b. Lapisan antara yaitu lapisan yang terdapat di atas nife tebal 1700 km. Lapisan ini disebut juga asthenosfer mautle/mautel), merupakan bahan cair bersuhu tinggi dan berpijar. Berat jenisnya 5 gr/cm3.
c. Lithosfer yaitu lapisan paling luar yang terletak di atas lapisan antara dengan ketebalan 1200km berat jenis rata-rata 2,8 gram/cm3.
Lapisan Bumi
Litosfer disebut juga kulit bumi terdiri dua bagian yaitu:
Lapisan Kerak Bumi

1. Lapisan sial (Silisium Aluminium) yaitu lapisan kulit bumi yang tersusun atas logam silisium dan alumunium, senyawanya dalam bentuk SiO2 dan AL 2 O3. Pada lapisan sial (silisium dan alumunium) ini antara lain terdapat batuan sedimen, granit andesit jenis-jenis batuan metamor, dan batuan lain yang terdapat di daratan benua. Lapisan sial dinamakan juga lapisan kerak bersifat padat dan batu bertebaran rata-rata 35km. Kerak bumi ini terbagi menjadi dua bagian yaitu:
- Kerak benua : merupakan benda padat yang terdiri dari batuan granit di bagian atasnya dan batuan beku basalt di bagian
bawahnya. Kerak ini yang merupakan benua.

- Kerak samudra : merupakan benda padat yang terdiri dari endapan di laut pada bagian atas, kemudian di bawahnya batuan batuan vulkanik dan yang paling bawah tersusun dari batuan beku gabro dan peridolit. Kerak ini menempati dasar samudra

2. Lapisan sima (silisium magnesium) yaitu lapisan kulit bumi yang tersusun oleh logam logam silisium dan magnesium dalam bentuk senyawa Si O2 dan Mg O lapisan ini mempunyai berat jenis yang lebih besar dari pada lapisan sial karena mengandung besi dan magnesium yaitu mineral ferro magnesium dan batuan basalt. Lapisan merupakan bahan yang bersipat elastis dan mepunyai ketebalan rata rata 65 km.

baca juga artikel tentang batuan pembentuk litosfer.